Aogubio Supply Phenoxyetanol adalah cairan bening, tidak berwarna dengan sedikit bau mawar, yang dihasilkan secara alami namun biasanya bersifat sintetis. Ini adalah salah satu bahan pengawet yang paling umum digunakan dalam produk perawatan pribadi.
Phenoxyetanol dalam perawatan kulit digunakan sebagai pengawet. Meskipun jenis fenoksietanol yang digunakan dalam perawatan kulit adalah sintetis (dikenal sebagai “identik dengan alam”, yang sebenarnya meniru versi alami), fenoksietanol sebenarnya ditemukan di alam, khususnya dalam teh hijau dan sawi putih. Ini memastikan ragi, jamur, dan bakteri tidak berkembang dan akhirnya berakhir di kulit Anda.
Secara teknis, fenoksietanol terbentuk melalui reaksi antara fenol (EU) dan etilen oksida (EU). Selain bertindak sebagai pengawet, bahan ini bahkan telah digunakan dalam vaksin. Anda akan menemukan fenoksietanol dalam segala hal mulai dari krim mata hingga pelembab, jadi ada baiknya Anda memahami apa yang dilakukan dan tidak dilakukan.
Apakah Aogubio Phenoxyetanol Aman?
Ya, fenoksietanol aman. Menurut Cosmetic Ingredient Review, bila digunakan dalam konsentrasi 1% atau kurang, phenoxyetanol dalam perawatan kulit aman. Ini juga merupakan standar yang sama yang digunakan oleh Komisi Kesehatan dan Keamanan Pangan Eropa.
Banyak penelitian yang telah dipublikasikan yang menyatakan bahwa fenoksietanol bersifat iritan, melakukan hal tersebut dengan mengacu pada konsentrasi yang jauh lebih besar. Dalam konsentrasi kecil sebesar 1% atau kurang, ini sangat bermanfaat; Meskipun dalam jumlah besar dalam jangka waktu yang lama, hal ini dapat menyebabkan beberapa masalah. Kenyataannya adalah, tidak ada bahan – tidak peduli seberapa alami atau bebas bahan kimia – yang dapat sepenuhnya dikesampingkan sebagai bahan pengiritasi pada kulit setiap orang di planet ini.
Meskipun demikian, phenoxyetanol tidak boleh tertelan oleh bayi atau anak di bawah tiga tahun, jadi pastikan untuk tidak mengoleskan produk perawatan kulit apa pun yang mengandung phenoxyetanol pada area tubuh yang mungkin menjadi tempat bayi menyusu atau menjilat kulit.
Apa Fungsi Pengawet?
Pengawet dalam perawatan kulit mencegah pertumbuhan jamur, jamur, dan bakteri. Sama seperti makanan, perawatan kulit, riasan, dan wewangian semuanya memiliki umur simpan tertentu dan tanpa bahan pengawet, umur simpan tersebut akan sangat singkat.
Manfaat Aogubio Phenoxyetanol
Phenoxyetanol tidak digunakan karena efeknya pada kulit melainkan dimasukkan dalam produk perawatan kulit sebagai pengawet terhadap kontaminasi bakteri.
- Mencegah bakteri:Ini antimikroba dan sangat efektif dalam mencegah pertumbuhan jamur, bakteri, dan ragi dalam formula produk.
- Memperpanjang umur simpan produk:Penggunaan bahan pengawet meningkatkan keamanan produk dan memperpanjang umur penyimpanan suatu produk.
- Stabil:Gerstner mengatakan fenoksietanol membantu stabilitas produk karena tidak bereaksi dengan bahan lain, udara, atau cahaya.
- Memiliki kegunaan serbaguna:Menurut Gerstner, ini efektif melindungi terhadap patogen di berbagai macam produk.
Phenoxyetanol juga stabil secara kimia, yang berarti tidak akan mengubah kondisi atau aroma perawatan kulit Anda. Selain itu, dapat terurai secara hayati.
Phenoxyetanol vs. Paraben dan Pengawet Lainnya
Karena tidak adanya bahan pengawet dalam produk perawatan kulit berpotensi berbahaya), tidak memasukkannya ke dalam produk perawatan kulit bukanlah suatu pilihan. Itu sebabnya hal paling cerdas yang harus dilakukan adalah memastikan Anda menggunakan bahan pengawet yang seaman mungkin.
Meskipun fenoksietanol yang digunakan sebagai pengawet dalam perawatan kulit dan kosmetik sebenarnya adalah versi sintetis, namun fenoksietanol sebenarnya merupakan versi sintetik.
terjadi di alam, khususnya pada teh hijau dan sawi putih. Tinjauan Bahan Kosmetik telah menetapkan aman untuk digunakan dalam perawatan kulit dalam konsentrasi kecil. Hal ini juga diizinkan dalam kosmetik di UE dan Jepang dengan konsentrasi 1% atau lebih.
Paraben pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dengan fenoksietanol tetapi berpotensi bersifat karsinogen (artinya dapat menyebabkan kanker). Hal yang sama berlaku untuk formaldehida.
Oleh karena itu, fenoksietanol adalah pilihan yang jauh lebih baik.
Apa fungsi fenoksietanol dalam perawatan kulit?
Phenoxyetanol bertindak sebagai pengawet, memperpanjang umur simpan perawatan kulit dan kosmetik dengan mencegah pembentukan jamur, bakteri, dan ragi.
Apakah phenoxyetanol aman digunakan dalam perawatan kulit?
Secara umum, fenoksietanol aman digunakan dalam konsentrasi kecil. Namun jarang menimbulkan iritasi, terutama bagi penderita eksim dan kulit sensitif.
Apakah FDA telah menyetujui fenoksietanol dalam perawatan kulit?
FDA belum melarang fenoksietanol dalam perawatan kulit (dan FDA mewajibkan semua kosmetik harus aman digunakan sesuai petunjuk). Tinjauan Bahan Kosmetik di AS telah menetapkan fenoksietanol aman dalam konsentrasi 1% atau kurang. Ini juga telah disetujui untuk digunakan di UE dan Jepang dalam konsentrasi yang sama.
Apakah Phenoxyetanol alami?
Phenoxyetanol ditemukan di alam (khususnya dalam teh hijau dan sawi putih), meskipun jenis fenoksietanol yang digunakan dalam perawatan kulit diproduksi secara sintetis dan “identik dengan alam.”
Mengapa penggunaan bahan pengawet dalam perawatan kulit itu penting?
Pengawet melindungi produk perawatan kulit Anda dari berkembangnya jamur dan bakteri. Mereka sering mendapat kesan buruk; namun kenyataannya, tanpa bahan-bahan tersebut, perawatan kulit dan kosmetik berpotensi berbahaya untuk digunakan. Itu sebabnya penggunaan bahan pengawet yang aman dan efektif dalam perawatan kulit sangatlah penting.
Waktu posting: 11 Sep-2023