Bubuk polilisin Pengawet Makanan Alami Food Grade
Deskripsi Produk
Polilisin adalah polimer yang tersusun dari monomer lisin, biasanya ditemukan dalam bentuk alami atau sintetis. Ia memiliki beragam aplikasi, termasuk dalam industri makanan, obat-obatan dan bioteknologi.
Polilisin (ε-poli-L-lisin, EPL) adalah homopolimer alami kecil dari asam amino esensial L-lisin yang diproduksi oleh
fermentasi bakteri. ε-Poly-L-lysine digunakan sebagai pengawet alami pada produk makanan.ε-Polylysine termasuk dalam kelompok polimer kationik. Dalam air, ε-polisin mengandung gugus amino hidrofilik bermuatan positif. Menurut penelitian, ε-polylysine diadsorpsi secara elektrostatis ke permukaan sel bakteri, diikuti dengan pengupasan membran luar. Hal ini pada akhirnya menyebabkan distribusi abnormal yang menyebabkan kerusakan pada sel bakteri.
ε-Polylysine diakui sebagai zat yang sangat aman dalam komunitas ilmiah. ε-Polylysine secara umum diakui aman sebagai pengawet makanan pada bulan Oktober 2003. Ini telah disetujui untuk digunakan sebagai agen antimikroba dalam nasi atau nasi sushi pada tingkat hingga 50 miligram per kilogram (mg/kg) beras. Hasil studi toksisitas akut dan uji bakteri untuk mutagenisitas menunjukkan bahwa ε-Polylysine tidak beracun dan tidak ada bukti aktivitas mutagenik ε-Polylysine. Jadi ε-Polylysine benar-benar aman digunakan sebagai pengawet makanan.
ANALISIS DASAR
| Barang | Spesifikasi | Hasil |
| Penampilan | Bubuk putih | Sesuai |
| Bau | Ciri | Sesuai |
| pengujian | ≥99% | 99,26% |
| Kerugian pada Pengeringan | ≤ 5,0% | 3,25% |
| Residu pada Pengapian | ≤ 1% | 0,93% |
| Ukuran jaring | 100% lulus 80 jala | Sesuai |
| Logam berat | Sesuai | |
| Sebagai | Sesuai | |
| Mikrobiologi | ||
| Jumlah Pelat Total | ≤ 1000cfu/g | |
| Ragi & Jamur | ≤ 100cfu/g | |
| E.Coli. | Negatif | Negatif |
| Salmonella | Negatif | Negatif |
Fungsi


- Pengawet makanan:Polilisin banyak digunakan sebagai pengawet makanan, yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri, jamur dan ragi serta memperpanjang umur simpan makanan. Ini dapat menggantikan bahan pengawet kimia tradisional dan lebih bermanfaat bagi keamanan pangan.
- Bidang farmasi:Polilisin memiliki sifat antibakteri dan antivirus sehingga digunakan dalam bidang farmasi, seperti sebagai bahan pengawet atau antibakteri dalam formulasi farmasi. Selain itu, digunakan dalam balutan medis dan sistem pelepasan obat yang berkelanjutan.
- Bioteknologi:Di bidang bioteknologi, polilisin digunakan sebagai bahan tambahan pada media kultur sel untuk membantu pertumbuhan dan proliferasi sel. Ini juga dapat digunakan untuk membungkus dan melindungi molekul asam nukleat seperti DNA dan RNA untuk eksperimen transfeksi dan transformasi gen.
Secara keseluruhan, polilisin merupakan senyawa multifungsi dengan beragam aplikasi, termasuk pengawetan makanan, efek antibakteri dan antivirus di bidang farmasi, serta kultur sel dan perlindungan asam nukleat di bidang bioteknologi.











